News

Dalam Tempo Satu Hari, Sat Narkoba BS Bekuk 7 pelaku Penyalahgunaan Narkoba

LENTERAPUBLIM.com, Bengkulu Selatan — berbagai usaha tlah dilakukan aparat penegak hikum, meski begitu nyatanya kasus narkoba masih saja menodai Republik tercinta ini.
Tim Opsonal Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkulu Selatan Polda Bengkulu patut di Apresiasi. Pasalnya, dalam tempo satu hari pihaknya berhasil mengungkap kasus narkoba dengan mengamankan 7 orang terduga pelaku penyalahguna narkoba di 3 lokasi berbeda. Penangkapan terhadap 7 terduga pelaku yang dikomandoi oleh Kasat Reserse Narkoba Iptu Weliwanto Malau, tersebut dilakkukan di tiga tempat berbeda pada Senin (22/6/2020).

Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Deddy Nata, melalui Kasat Reserse Narkoba Iptu Weliwanto Malau, menerangkan, penangkapan pertama anggota berhasil mengamankan terduga pelaku DA (24), ABJ (25), Ju (31) dan An (29). Mereka diamankan saat berada di Kelurahan Kota Medan Kecamatan Kota Manna bersama barang bukti 1 (satu) paket narkotika golongan I jenis shabu yang terbungkus dengan plastik bening dibungkus lagi dengan bungkus tima rokok warna kuning diatas kursi jok di ruang tamu dalam rumah pelaku DA.

Berselang satu jam dari pengungkapan pertama, Tim Opsnal kemudian berhasil membekuk 2 orang lagi yakni DOO (21) Dan MAP (23). Keduanya diamankan di kediaman terduga pelaku DOO yang ada di wilayah Kecamatan Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan.

Setelah mendapatkan keterangan dari DOO dan MAP terkait adanya pihak lainnya yang terlibat, Tim kemudian bergerak lagi dan berhasil mengamankan pelaku ketujuh yakni Yu (27) warga Kelurahan Kandang Mas Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu saat berada di dihalaman mess pabrik pengelolahan sawit PT. SBS Desa Nanjungan. Yu diamankan bersama barang bukti 1 (satu) paket narkotika golongan I jenis shabu yang terbungkus dengan plastik bening klip merah dibungkus lagi dengan timah rokok dan dimasukkan lagi kedalam plastik rokok didalam kantong celana depan sebelah kiri yang dipakai pelaku Yu pungkas Kasat Res Narkoba mengakhiri.

“Dari penangkapan ini kita akan terus melakukan pengembangan guna memutus mata rantai peredaran gelap maupun penyalahgunaan narkoba,” jelas Weliwanto Malau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *