PROVINSI BENGKULU
Life Style News Tajuk

Dinkes Provinsi Bengkulu : Hentikan Penggunaan Bilik Disinfectan

Lenterapublik.com – Antusiasnya masyarakat dalam menangani Virus Covid-19 sebagai guna mencegah wabah Covid-19 ini menjadi lebih meluas, bilik disinfectan tidak di anjurkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu. Pasalnya Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu meminta seluruh instansi pemerintahan maupun swasta di daerah berhenti menggunakan bilik disinfektan karena disinyalir berbahaya bagi kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni menjelaskan pihaknya telah menerima surat edaran dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia terkait bahaya penggunaan cairan disinfektan jika disemprotkan langsung pada bagian tubuh. Senin (6/4), Bengkulu.

Baca juga : https://lenterapublik.com/isyana-sarasvati-beri-dukungan-ke-suami-lawan-corona/

Herwan mengungkapkan tidak dibenarkan untuk kegiatan penyemprotan cairan disinfektan ke manusia, termasuk penggunaan bilik disinfektan supaya tidak lagi digunakan.

Namun, sambung Herwan, surat edaran Kemenkes RI tersebut tetap membolehkan jika ada kelompok masyarakat atau instansi pemerintah maupun swasta yang melakukan penyemprotan disinfektan ke tempat fasilitas umum.

Baca juga : https://lenterapublik.com/fikri-mari-kita-putuskan-rantai-covid-19/

“Sejak beberapa hari lalu pihak Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu telah menyampaikan surat edaran Kemenkes RI ini ke seluruh dinas kesehatan kabupaten dan kota di Bengkulu,” papar Herwan

Surat edaran ini isinya meminta agar dinas kesehatan di kabupaten dan kota menginformasikan kepada masyarakat agar tidak menggunakan bilik disinfektan, jika masih ada yang menggunakan diminta untuk menutup.

“Secara bertahap kita sampaikan supaya posko-posko COVID-19 itu tidak lagi menggunakan bilik disinfektan karena tidak baik untuk kesehatan,” tutur Herwan.(ik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *