News

Gerakan Bermasker, Kapolres Seluma Polda Bengkulu Bagikan 20 Ribu Masker

LENTERAPUBLIK.com SELUMA – Bertajuk gerakan memakai Masker, pihak kepolisian dalam hal ini Polres Seluma bersama dengan Instansi terkait melaksanakan kegiatan pembagian masker. Sebanyak 20 ribu masker tersebut dibagikan dengan melibatkan sejumlah pihak termasuk Pemkab Seluma mulai Jumat (11/9) pagi. Kegiatan ini merupakan gerakan serentak yang dilakukan jajaran Polri seluruh Indonesia bersama dengan Dinas Kesehatan dalam melaksanakan kampanye pakai masker dan cuci tangan. Dengan tujuan memutus mata rantai penyebaran covid dan meningkatkan disiplin protokol kesehatan semua lapisan masyarakat.

Kapolres Seluma, AKBP Swittanto Prasetyo, S.Ik mengatakan, kampanye pakai masker dan cuci tangan ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Sedikitnya ada sebanyak 20.000 masker yang dibagikan pada kegiatan tersebut kepada masyarakat. Pembagiannya sendiri dilakukan secara berguyur dengan tujuan dapat meningkatkan disiplin masyarakat dalam penggunaan masker dalam kegiatan sehari-hari. Mengingat kepatuhan masyarakat dalam menggunakan masker dikeseharian ditengah pandemi Covid-19 ini masih belum maksimal. lantaran saat kegiatan ini berlangsung pihaknya masih mendapati masyarakat yang tidak menggunakan masker.

“Benar, jadi kegiatan pembagian masker ini berguyur dengan totalnya 20 ribu masker yang akan kita bagikan. Ini kegiatan bersama antara pihak kepolisian bersama instansi terkait,” sampai Kapolres.

Pembagian masker ini difokuskan di tempat-tempat pusat perbelanjaan, tempat ibadah, kawasan industri dan masyarakat pengguna jalan dengan tujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Seluma. Kapolres berharap, dengan adanya kegiatan ini dapat semakin meningkatkan disiplin masyarakat dalam menggunakan masker. Dimana saat ini pihaknya telah rutin melakukan sosialisasi terhadap masyarakat agar taat mengenakan masker. Hal ini dilakukan sembari menunggu Perbup dan Perda di Kabupaten Seluma terkait wacana penerapan sanksi apabila kedapatan tidak mengenakan masker. Hal ini bertujuan agar saat penerapan sanksi tersebut, para masyarakat tidak terlalu kaget dan telah mengerti kesalahannya.

“Ya ini juga dalam bentuk sosialisasi kita. Kita harap dengan ini dapat memutus mata rantai penyebaran covid dan kedepan disiplin masyarakat dalam menggunakan masker dapat meningkat pesat,” pungkasnya.(air)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *