News

Kerjasama Dengan PT. Telkom Indonesia, Pemkot Bengkulu Kembangkan Program 1000 Lampu Jalan

LENTERAPUBLIK.COM – Kunjungi PT. Telkom Indonesia Walikota Bengkulu Helmi Hasan bersama Plt Kadis Kominfosan Eko Agusrianto dan Kadis DPMPTSP Toni Harisman, Pejabat Kota Bengkulu tersebut diterima baik oleh Pihak PT. Telkom Indonesia di Jl. Gunung Sahari Raya Jakarta Pusat, Kamis (02/7/2020).

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu akan melaksanakan kerjasama dengan Telkom untuk membangun dan mengembangkan aplikasi lampu jalan di Kota Bengkulu. Hal ini disampaikan Plt Kadis Kominfosan Kota Bengkulu Eko Agusrianto yang mendampingi Walikota ke PT.Telkom Indonesia.

Pengembangan aplikasi lampu jalan ini salah satu langkah dan upaya dalam mengimplementasikan program Smart City. Walikota juga sudah mendengar pemaparan langsung dari pihak Telkom saat mengunjungi Living Lab Smart City Nusantara.

Eko menyampaikan kembali apa yang disampaikan oleh pihak Telkom yang menyambut rombongan Walikota Bengkulu, yakni Harun Trianto selaku Manager Experience Manager, Febrianto selaku Manager Solution Integration Smart City Development dan Alma sebagai Presenter.

“Pemkot Bengkulu kan ada program 1000 lampu jalan. Nah, itu mau disondingkan dengan pihak Telkom agar bisa menggunakan aplikasi. Aplikasinya bisa dimonitor lewat HP, misalnya kapan lampu jalan mau dihidupkan, kapan dimatikan dan bisa memonitoring lampu yang rusak, titik mana saja yang mati,” sampai Eko.

Dengan begitu, kata Eko otomatis bisa menghemat energi karena lampu hidup dan mati lebih terjadwal. Semua termonitor lewat aplikasi. Untuk menghidupkan lampu cukup dengan tombol yang ada dalam aplikasi.

“Nanti ada pihak yang bertanggungjawab sebagai operatornya, mungkin dinas perhubungan. Aplikasinya kita akan mulai bangun setelah pak walikota pulang ke Bengkulu dan nanti pihak Telkom juga mau mempresentasikan itu,” jelas Eko.

Selain lampu jalan, juga ada rencana membangun call centre 112. Call centre 112 adalah layanan yang sifatnya umum dan terkoneksi juga ke layanan 119 yang mana layanan 119 notabene terkait dengan dinas kesehatan.

“Call centre 112 misalnya laporan seperti kebakaran, gempa, dan informasi pertolongan-pertolongan lain. Itu akan kita bangun dan kembangkan,” kata Eko.

Eko melanjutkan, Pemkot Bengkulu juga akan memgembangkan ruang meeting zoom karena sejak pandemi Covid-19 sudah diperbolehkan menggelar seminar.

“Sejak Covid-19 ini sudah mulai ada seminar-seminar. Maka kita juga akan kembangkan ruang meeting zoom sehingga walikota bisa menyampaikan presentasi, rapat, rakor, dan lain-lain. Itu juga ada aplikasinya yang akan kita coba bangun dan kebangkan,” ujar Eko.

Selain itu, sekarang Dinas Kominfosan sudah menyiapkan ruang data centre terintegrasi. “Kita juga harus siapkan ruang server. Semua itu untuk mendukung smart city. Ini semua seiring dengan program-program yang sudah direncanakan oleh Dinas Kominfosan,” demikian Eko.(adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *