Lenterapublik.com
Ekonomi

Sebelum Covid-19 Toko Pakaian Sudah Sepi Pembeli

LENTERAPUBLIK.COM – Pemilik toko pakaian di Rejang Lebong mengeluhkan sepinya pembeli. Bahkan, sepi pembeli ini sudah dirasakan jauh sebelum pandemi Covid-19 mewabah di Indonesia. Hal ini diungkapkan salah seorang pemilik distro di Kelurahan Air Putih Lama, Curup.

Reko (33), pemilik Planet Distro mengatakan, sepinya pembeli di toko miliknya sudah lama dirasakannya, diperparah lagi dengan kondisi saat ini, makin sepi pembeli.

“Semenjak harga hasil pertanian/ perkebunan mengalami penurunan, sudah lama toko saya macet. Apalagi kalau harga kopi turun, dapat dikatakan pasar juga sepi. Karena, ramainya konsumen di pasar, tak dapat kami pungkiri, tergantung dengan lancar dan naiknya harga hasil pertanian. Jika hasil pertanian naik, maka pembeli juga meningkat,” ungkapnya.

Dia menambahakan, jika di bulan Ramdhan tahun lalu meskipun sepi, sudah mulai ada para pembeli di hari pertama puasa. Tapi kalau sekarang, sampai hari ke sekian ini, belum juga ada orang yang datang mampir ke toko untuk beli. Kalau cuma mampir tidak membeli ada. Biasanya kalau lagi ramai, meskipun awalnya hanya mampir, pasti besok-besoknya datang lagi.

Memang juga salah satu kendala adalah belum masuknya barang baru. Tapi, dirinya mengaku khawatir ingin mengambil barang baru, karena belum ada tampak para pembeli bakal ramai. Kalau tahun sebelumnya, awal puasa saja, barang baru sudah pasti ada. Meskipun, tak ada modal ia berani minjam modal.

“Kalau sekarang, muncul kekhawatiran saya, takutnya modal yang saya pinjam tidak bisa kembali, lantaran tidak tampak bakal ramai di tengah wabah covid-19 ini. Mudah-mudahan saja H-10 lebaran atau kurang dari itu, sudah mulai ramai,” harapnya.

Karena sepi pembeli, untuk tambahan penghasila memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia juga terjun menarik angkot. Namun sekarang, angkot pun menyusul sepi penumpang. Lantaran wabah covid -19 ini.

0 Replies to “Sebelum Covid-19 Toko Pakaian Sudah Sepi Pembeli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *